Perhatikan, Ini Empat Gangguan Orgasme yang Sering Hantui Wanita

Agen Bola Terbaik

Perhatikan, Ini Empat Gangguan Orgasme yang Sering Hantui Wanita

Perhatikan, Ini Empat Gangguan Orgasme yang Sering Hantui Wanita

Jakarta Saat membicarakan tentang disfungsi seksual, ternyata bukan hanya pria saja yang mengalaminya. Wanita pun juga dihantui masalah serupa, bahkan cenderung banyak ragamnya.

Sebuah studi pun mengungkap lebih dari 40 persen wanita pernah mengalami disfungsi seksual semacam ini. Namun apa saja gangguan seksual yang dimaksud? Berikut pemaparannya seperti

1. Gangguan orgasme

Yang dimaksud dengan gangguan orgasme adalah seorang wanita yang tidak memiliki kemampuan untuk mencapai orgasme ketika berhubungan intim dengan suaminya.

Penyebabnya bisa karena pikirannya teralihkan oleh hal lain, atau tak banyak wanita yang memahami tubuhnya sendiri, dan terkadang mereka kesusahan untuk mengutarakan apa yang bisa membuat mereka merasa ‘nikmat’.

2. Nyeri saat bercinta

Nyeri yang dirasakan seorang wanita ketika berhubungan intim biasanya berbentuk dua macam, dyspereunia dan vaginismus.

Dyspereunia didefinisikan sebagai rasa nyeri yang terus-menerus terjadi atau sering kambuh, baik sebelum, selama atau setelah penetrasi. Sedangkan vaginismus merupakan nyeri akibat otot dinding vagina mengalami kejang-kejang.

Penyebabnya juga sangat beragam, mulai dari kurangnya lubrikasi, trauma, pernah dioperasi, iritasi, hingga faktor emosi.

3. Gangguan gairah

Gangguan gairah adalah ketidakmampuan seseorang untuk mencapai atau mempertahankan lubrikasi setelah mendapatkan rangsangan dari pasangan. Kondisi ini juga bergantung pada usia si wanita.

Bila sudah memasuki masa menopause, hormon estrogennya sudah hampir terkuras habis sehingga alat kelaminnya kurang licin dan atropi vagina atau pengeringan dan penipisan jaringan dinding vagina sehingga terasa sakit bila dipakai berhubungan.

Sedangkan bagi wanita yang masih muda, gangguan gairah semacam ini dapat disebabkan kurangnya aliran darah ke labia, rendahnya kemampuan pasangan untuk memberikan rangsangan, gangguan hormon atau faktor lainnya.

4. Gangguan gairah hipoaktif

Bisa dikatakan ini yang paling ‘parah’ dari sekian banyak disfungsi seksual pada wanita, karena gangguan gairah hipoaktif (hypoactive sexual desire disorder) memperlihatkan tidak adanya perasaan atau pikiran tentang hal-hal berbau seksual sama sekali.

Uniknya, kondisi inilah yang paling banyak ditemukan pada wanita. Padahal mereka bisa jadi stres karenanya, bahkan dapat merusak hubungan rumah tangga.

Penyebabnya antara lain trauma seks di masa lalu, kualitas hubungan, ketidakseimbangan hormon, hingga depresi atau gangguan kecemasan yang diidap si wanita.

 

Agen Bola Sbobet